Main Menu

5 Perbedaan Menua dan Tumbuh Dewasa

5 Perbedaan Menua dan Tumbuh Dewasa

Dalam hidup, ada sejumlah hal yang anda takuti. Mulai dari pertambahan berat badan seiring padatnya pekerjaan, menurunnya kesehatan sebab malas olahraga, hingga ketakutan nyaris setiap orang: hidup sendiri karena jodoh belum pun ditemui. Di samping ketakutan-ketakutan tersebut, terdapat satu lagi ketakutan yang barangkali tak anda sadari terjadi begitu saja. Ketakutan itu ialah menjadi dewasa dan menua.

Banyak orang yang berpikir bahwa dewasa dan menua tersebut sama. Toh sama-sama ditandai dengan meningkatnya usia. Namun sejatinya, menua dan dewasa ialah dua urusan yang berbeda. Keduanya diceraikan oleh garis tipis yang tak tidak sedikit orang sadari sebelumnya. Padahal bila kamu perbedaan antara dua urusan tersebut, anda jadi tak fobia lagi menjalani hidup.

Buat anda yang masih takut-takut menghadapi tua dan dewasa, nih Cara Daftar Judi Bola Terbaik 2019 berikan cerminan perbedaan keduanya.

1. Menua disaksikan dari umur yang meningkat tiap tahunnya. Sedangkan dewasa dari empiris yang seseorang punya

5 Perbedaan Menua dan Tumbuh Dewasa

5 Perbedaan Menua dan Tumbuh Dewasa

Perbedaan yang sebenarnya dapat diketahui oelh masing-masing orang ialah dari satuannya. Tumbuh menua senantiasa dicerminkan dengan pertambahan umur. Selain tersebut perubahan jasmani juga tampak jelas pada proses perkembangan yang satu ini. Namun dewasa lebih dicerminkan dengan empiris seseorang semasa hidupnya. Seperti seseorang baru dapat disebut sebagai dewasa bilamana telah menjalani serta mempunyai pengalaman di sepanjang hidupnya.

2. Menua belum tentu telah dewasa. Tapi andai kamu telah dewasa, bukti proses penuaan jasmani dan benak tengah berjalan

 

Banyak orang yang berpikiran bahwa menua tersebut belum pasti dewasa. Memang benar apa yang banyak sekali orang pikirkan itu. Tidak masing-masing orang yang tumbuh menua merasakan proses pendewasaan. Lihat saja bagaimana tingkah orang-orang yang masih laksana balita, laksana tak dapat membuang sampah pada lokasinya atau merengek ketika permintaannya tak dikabulkan. Tapi bilamana kamu tumbuh dewasa, terjadi dua proses di dalamnya. Kamu secara jasmani dan benak tumbuh bersama.

3. Bertambahnya umur terlihat gampang dijalani. Apalagi sejumlah dari kalian justeru membuat perayaan tersendiri

 

Setiap orang tentu punya peluang untuk menua. Sebab proses ini alamiah dan normal terjadi. Karena adalahproses alamiah, tumbuh menua menjadi sesuatu yang gampang dijalani. Bahkan sejumlah orang sampai menciptakan sebuah perayaan tersendiri guna mengenang proses menuanya ini.

4. Namun tak terdapat yang siap menjadi dewasa. Sebab proses itu bergantung pada seberapa keras anda berusaha

 

Berbeda dengan menjadi dewasa. Rasanya tak seorangpun siap menjadi dewasa. Sebab menjadi dewasa tersebut seperti menjadi orangtua baru. Tak terdapat sekolah khusus guna mempersiapkan kedatangannya. Apalagi menjadi dewasa berarti telah harus siap dengan segala risiko dan tuntuan yang ada. Satu-satunya cara supaya proses ini dapat lancar dijalani, ya melulu dengan berjuang sekeras yang anda bisa.

5. Dengan tumbuh dewasa, anda akan menyadari bahwa kesuksesan tersebut terdiri dari 99% banting tulang dan 1% kesempatan

 

Namun dengan tumbuh dewasa, anda akan ingin berorientasi pada hal-hal abstrak di kepala. Salah satunya laksana bagaimana metodenya menggapai kesuksesan namun tetap diterima di masyarakat sekitar. Dalam prosesnya nanti, anda pelan-pelan akan memahami bahwa yang namanya sukses tersebut sederhana. Sebab urusan tersebut hanya terdiri dari dua elemen yakni bekerja keras dan kesempatan. Semakin dewasa dirimu, kamu pun akan semakin sadar bahwa persentase kedua elemen berhasil itu bertolak belakang tajam, yakni 99% banting tulang dan 1 % kesempatan.

Menjadi dewasa, berarti anda anti melewatkan peluang yang ada. Sebab tanpanya, suksesmu tak bakal pernah ada.

Menua tersebut takdir. Dewasa tersebut pilihan. Jika kedua proses tersebut kamu alami bersamaan, selamat! Masa depan tak perlu anda khawatirkan. Namun bila melulu menua, mungkin anda akan dikelilingi ketakutan akan masa mendatang seterusnya. Jadi, apakah sekarang anda mulai merasakan keduanya? Atau melulu menua saja?



« (Previous News)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *